Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah

Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah - Moga Bunda Disayang Allah adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 2 Agustus 2013. Film ini disutradarai oleh Jose Poernomo. Film ini dibintangi oleh Fedi Nuril dan Shandy Aulia sebagai pemeran utama.

Sinopsis

Karang (Fedi Nuril) adalah seorang pemuda yang mencintai anak-anak. Tetapi semua itu berubah ketika sebuah kecelakaan kapal laut terjadi dan Karang tidak dapat menyelamatkan anak-anak yang bersamanya. Karang merasa trauma dan dihantui rasa bersalah. Ia menjauh dari anak-anak dan memutuskan hubungannya dengan Kinarsih (Shandy Aulia) karena merasa dirinya tidak pantas untuknya. Ia pun mengasingkan diri di sebuah pulau yang jauh dari ibu kota dan menjadi seorang pemabuk.

Kehidupannya berubah ketika Bunda HK (Alya Rohali), istri dari Tuan HK (Donny Damara) yang kaya raya dan dihormati di daerah itu datang memintanya untuk menjadi guru untuk Melati (Chantika Zahra). Melati adalah anak perempuan mereka yang buta, tuli dan juga bisu. Melati tidak bisa berkomunikasi dengan dunia sekitarnya. Karena sering mabuk, cara mengajar Karang menjadi sangat kasar dengan meneriaki dan memperlakukan Melati dengan semena-mena sehingga membuat semuanya bingung dan takut. Tapi perlahan Karang dan Melati makin saling butuh

Fakta-Fakta Film Moga bunda disayang Allah :

1. Melly Goeslaw menjadi pengisi Soundtrack

Setelah delapan tahun tidak bekerjasama dengan Soraya Intercine Film, akhirnya Melly Goeslaw dan Anto Hoed diberi peluang kembali untuk menghasilkan lagu tema kepada film terbitannya. Sebanyak 3 single dihasilkan sebagai soundtrack film ini, antaranya ialah lagu yang berjudul, "Moga Bunda Disayang Allah", "Za'lan" dan "Tak Bisa Tanpamu". Kesemua lagu tersebut didendangkan oleh Melly Goeslaw sendiri dan dia akan berduet dengan Lilo yang berasal dari grup musik KLa Project dalam lagu "Za'lan". Kesemua lagu tersebut dimuatkan dalam album Melly Goeslaw yang berjudul Queen Of Soundtrack yang hanya boleh didapati di rangkaian Indomaret.

2. Banyak yang suka

Ada banyak sekali yang suka dengan film Moga bunda disayang Allah ini, berikut salah satu Review dari Film Moga bunda disayang Allah yang didapat dari Kompas.

Judulnya saja sudah terdengar sedih, paling tidak bagi saya ketika memasuki gedung bioskop. Tiga kali novelTere Liye diangkat ke layar lebar dan tiga-tiganya sudah saya tonton, mulai dari Hafalan Shalat Delisa, Bidadari Surga dan kini Moga Bunda Disayang Allah.Kesan saya ceritanya punya satu kesamaan, yaitu bercerita tentang seorang tokohnya yang punya “problem”.Yang pertama soal anak perempuan bernamaDelisa yang kehilangan kakinya karena bencana tsunami di Aceh, yang kedua soal perempuan yang kebetulan postur tubuhnya tidak menarik, hingga tidak laku menikah, yang ketiga tentang Melati bocah perempuan enam tahun buta, tuli dan bisu.Menarik, ketiganya adalahperempuan dengan cerita yang mengharukan.

Bedanya padaMoga Bunda Disayang Allah problemnya ada dua. Yang pertama menyangkut seorang pemuda bernamaKarang (Fedi Nuril) relawan yang mencintai anak-anak, mendirikan taman bacaan buat mereka.Suatu ketika ia mengajak 18 anak asuhnya untuk berwisata air, naik kapal laut.Namun sebuah bencana terjadikapal terbalik oleh badai, Karang gagal menyelamatkan anak asuhnya. Di antaranya Kintan yang dekat dengannya dan anak enam bulan inilengket dengan boneka panda-nya.Tragedi ini menjadi mimpi buruk bagi Karang, sehingga dia mengasingkan diri di sebuah pulau jauh dari ibukota.Karang tenggelam dalam depresi, mimpi buruk berulangdan minuman alkohol. Hubungannya dengan Kinasih (Shandy Aulia), seorang dokter ikut menjadi putus. Di daerah itu juga ada pasangan Tuan HK (Donny Damara) dan Bunda HK (Alya Rohali) yang punya anak buta, tulis, bisu bernama Melati(Chantika Zahra).Bocah perempuan enam tahun inikarena keterbatasannya makan berantakan, suka menarik rambut pembantunya, bahkan menggigit jari dokter yang merawatnya hingga nyaris putus.Kinarsih kemudian mengusulkan nama Karang pada Bunda HK. Mulanya Karang tidak bersedia, namun kemudian dia mau juga melihat Melati.Cuma cara Karang begitu kasar terhadap Melati hingga membuat orang-orang di rumah itu menjadi takut. Bahkan Karang sempat diusir dari rumah itu karena Tuan HK mendapatkan laporan bahwa Karang pemabuk.

Namun kekerasan hati Karang membuat Melati berubah.Mula-mula diajarkan bagaimana makan dengan sendok.Cerita bergulir Karang dipercaya Bunda HK untuk melatih Melati mengenal dunia,mulai dari mengenal benda-benda.Akhirnya Tuan HK luluh ketika Melati mulai memanggil nama Bunda. Karang pun juga mulai berubah karena berhasil membuat Melati lebih baik. Dia menjadi lebih lembut dan kembali seperti dahulu.Hubungannya dengan Kinarsih membaik.Di sini ceritanya tampaknya berakhir dengan ending yang datar.

Tetapi tunggu dulucerita ini memberikan kejutan, dalam perjalanan wisata bersama keluarga HK dan Karang naik sebuah busmengalami kecelakaan.Bus yang mereka tumpangi terjun dari jembatan masuk ke sungai.Seluruh penumpang berhasil naik ke darat, kecuali Melati. Kini Karang harus menyelamatkan Melati dan itu mengulagi pengalamannya ketika berupaya menyelamatkan Kintan pada masa lalu. Sebetulnya plot cerita yang agak lazim pada film-film Hollywood. Apakah tragedi yang dialami Karang ketika Kintan mati di pelukannya berulang?Atau dia berhasil menyelematkan Melati sekaligus hidupnya.

Dari jajaran departemen kasting,Alya Rohali bermain cukup baik.Mungkin karena aslinya punya anak perempuan,ikatan emosional dia ketika memerankan Bunda HK terlihat natural.Ekspresi mukanya ketika Melati divovis gila oleh dokter, spontan menjawab dengan keras: Melati tidak gila!Cukup menyakinkan.Namun yang paling saya suka dia menangis ketika Melati mulai makan dengan sendoknya. Lalu ketika dia mengintip Karang mengajar Melatimengenal bendaseperti naluri seorang ibu. Tentunya pemeran Melati, Chantika Zahra begitu hidup dan membuat gregetan, benar-benar seperti anak yang kehilangan penglihatan, bisu dan tuli . bgeitu tak berdaya, tapi nalurinya meluap ingin mengenal dunia. Chemistry antara Alya Rohali danChantikacukup kuat, terutama pada adegan ketika di kamar tidurnya, bersama ayahnya,dia menuliskan sesuatu dengan jemari di tangannya, cara komunikasi yang diajarkan Karang: “Moga-moga Bunda DisayangAllah” membuat air mata jatuh.Adegan yang paling saya suka. Fedi Nuril pemeran tokoh Karang yang kharakternya naik turun seperti roller coasterjuga lumayan.Mulai dari pemuda lembut penyayang anak di awal cerita, pemabuk dan kasar (diperkuat dengan brewok dan rambut tak terurus), kemudian menemukan dirinya lewat air hujan yang memberikannya kunci bagaimana menolong Melati. Tokoh ini diceritakan menjadi penyayang anak karena dahulunya juga anak jalanan,yatim piatu yang dipungut oleh seorang kaya yang punya visi sosial memang kuat argumennya. Kharakter lain dokter Kinarsih, Shandy Aulia masih terlihat Tita-nya, kharakter yang ia perankan dalam Eiffel Im in Love. Hampir di semua adegan, ia terlihat seperti seorang remaja daripada dokter yang dewasa. Dialognya dengan Fedi Nuril di stasiun kereta. “Kamu percaya masa depan yang lebih baiktergantung pada mereka (anak-anak)” lebih ditolong oleh kekuatan naskah. Ini mengingatkan padaawal sebuah lagu yang dinyanyikan Diana Ross “I believe the children is our future..” Kelemahan film ini ialah pada pembedaan ruang dan waktu yang tidak terlalu jelas. Ada di zaman apakah cerita film ini.Begitu juga lompatan waktu, tiga tahun yang lalu hingga dua puluh tahun ke depan apa perbedaannya?Kalau tempat seperti antah berantah,mengingatkan saya pada Bidadari Surga tidak terlalu jelas di mana. Saya hanya menaksirkan Kepulauan Riau melihat arsitektur rumah Karang dan ibu angkatnya. Pelayan wanita yang berpakaian seragam sepertinya miripdi film-film Amerika dan Eropa, juga penampilan Karang yang brewok dan kacamata hitam seperti tokoh Mafia. Juga bagaimana Karang bisa mendapatkan uang membeli minuman keras, jadi tanda tanya? ]

Catatan terakhir.Cerita Tere Liye yang kali ini tampaknya terinspirasi pada kisah Helen Keller.Wanita Amerika yang mengalami kebutaan juga bisu dan tuli.Kalau dikatakan ada nuansa religinya ada sangkut pautnya ketika tokoh Karang sempat mempertanyakan apakah Allah itu adil. Lewat adegan ketika dia menatap ragu kaligrafi pada hiasan dindingmenarik.Namun menurut sayaMoga Bunda Disayang Allah adalah lebih tepat sebagaifilm kemanusiaan. Soundtrack film ini yang dipercayakan pada Melly Goeslaw adalah nilai tambah yang lain.Keseluruhan filam ini cocok ditonton orangtua bersama anak-anaknya. Hingga memberi nilai pada anak-anak untuk mensyukuri bahwa mereka mempunyai panca indera lengkap. Pas memang diputar menjelang lebaran.


Berikut Foto dari Film Moga Bunda disayang Allah :
Lihat Juga artikel sebelumnya : Dragon Ball Super Karakter : Foto dan Fakta Zeno Sama

Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah
Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah

Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah
Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah

Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah
Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah

Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah
Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah

Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah
Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah

Berikut Video Film Moga Bunda disayang Allah : 

Lihat Film Indonesia lainnya disini



Tag : Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah, Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah

Silahkan Masukkan Email anda Untuk Update Fakta Lainnya:

0 Response to "Fakta, Foto dan Video Film Moga Bunda disayang Allah"

Post a Comment